Archive for Maret, 2009

KOMUNITAS BLOGGER MADINA

SALAM DARI KOMUNITAS BLOGGER MADINA BUAT SEMUA.
Sejak saya mengobrol dengan teman-teman saya di salah satu Warnet minggu lalu di Panyabunagan II, saya benar-benar ingin sekali bila membuka satu perguruan Internet di daerah saya Panyabungan Mandailing Natal Indonesia. Keinginan saya ini terbit karena melihat kemajuan Internet yang masih jauh ketinggalan di daerah saya dibandingkan daerah lain.
Sebenarnya saya menuliskan halaman ini karena saya ingin mendengar jawaban-jawaban anda pemakai Internet di daerah saya. Saya benar-benar ingin melihat respon anda sebagai pengguna internet. Bia memang banyak yang punya tanggapan untuk mendukung, saya dan teman-teman saya seperjuangan akan bersedia membuka satu pergurun Internet di Panyabungan. Kita akan membuka satu komuntas Blogger di Madina Mandailing Natal ini. Kita akan membuat Madina ini untuk Go International.
Kami sangat mengharapkan respon anda semua. Semuanya, mulai dari Kec Panyabungan Kota, Panyabungan Barat, Panyabugan Timur, Panyabungan Selatan, Naga Juang, Bukit Malintang, Kecamatan Batang Natal, Kecamatan Natal dan seluruh Kecamatan yang ada di Madina ini.
Tak lupa kami kirim salam hormat kami kepada para pengguna Internet di Sekitar Panyabugan dan sekitarnya, maupun para Blogger yang berasal dari Panyabungan Madina dan sekarang sudah berada di perantauan. Kepada pengguna Internet di seluruh lokasi-lokasi yang ada di Panyabungan, seperti Panyabungan Jae, Julu, Tonga, Pasar Hilir, Banjar Sibaguri, Kayu Jati, Kota Siantar, Banjar Pagur, Sipolu-polu Banjar Setia, Banjar Sentosa, Lintas Timur dan seluruhnya lokasi yang ada di Mandailing Natal ini.
Kami akan mengajarkan bagaimana memanfaatkan Internet melalui Computer dan Handphone. Kami akan mengajari siapa saja yang akan mendaftar nanti pada Perguruan Internet yang akan kami buka. Kami akan menerima pendaftar yang muda atau yang tua, yang masih sekolah ataupun yang sudah bekerja. Kami juga akan mengajari membuat email, bagaimana menjadi blogger, bagaimana membuat website atau situs sendiri di Internet atau dunia maya. Bagaimana pendapat anda-anda saudara saya di Panyabungan dan sekitarnya? Saya dan juga teman-teman sangat menunggu jawaban anda seluruhnya. Bila ada tanggapan, kami akan membuka perguruan ini. Semoga Madina kita sukses selalu. Terima kasih sebelumnya dari kami. Komunitas blooger Madina.

Iklan

Comments (18) »

TUHAN TELAH MENGIZINKAN BUKU SAYA UNTUK TERBIT
Saya sangat senang menulis semenjak saya masih kecil. Walaupun saya sebenarnya tidak sepandai pengarang-pengarang buku yang sudah terkenal di Indonesia seperti Sanusi Pane, Marah Rusli, Fredy. S, Motinggo Busye, Ashadi Siregar, dan yang lainnya. Tapi kesukaan saya menulis, membuat saya sangat suka membuka blog di dunia maya ini. Membuka blog dan menuliskan apa yang terlintas di pikiranku. Hingga belakangan ini terlintas di pikiran saya untuk menuliskan sebuah buku cerita mengenai perjalanan saya ketika sedang melaksanakan haji di tanah suci Mekkah.
Setelah saya pikir-pikir, memang inilah salah satu pekerjaan pengisi waktu luang saya dalam hal menyalurkan hobby. Di samping saya akan bisa menceritakan apa yang telah saya alami, jadi sayapun bisa seperti menyumbang pikiran dalam hal memperbanyak  perbendeharaan buku tentang Agama di negara saya Indonesia. Mengenai buku yang saya rancang, akhirnya saya bisa menuliskan hamper semua pengalaman saya ketika berada 40 Hari Di Tanah Suci. Kucoba ingat satu persatu tentang kejadian di sana. Kucoba pilih mana kira-kira yang akan berguna bagi pembaca. Sebagian kuceritakan tentang diri saya, sebagian tentang teman saya di perjalanan, yang kesemuanya saya yakini bakal sangat berguna bagi orang-orang yang akan membacanya.
Dalam buku yang saya tulis ini, tak lupa juga kubumbui dengan bacaan-bacaan do’a sunnah yang saya petik dari buku manasik haji yang dikeluarkan Departemen Agama. Kutuliskan secara lengkap dan kutulis beberapa cerita yang saya alami semasa berada di Saudi Arabia. Kutuliskan bagaimana penilaian saya tentang negara Saudi Arabia, kutuliskan tentang sifat orang-orang di Madinah maupun Mekkah. Begitu juga dengan keadaan pasar di sekeliling Masjidil Haram yang sering kukunjungi ketika tidak dalam waktu sholat berjamaah. Saya juga menuliskan bagaimana sikap orang-orang yang berasal dari Indonesia di Mekkah. Dan juga tentang cara mereka di sana dalam meraih uang untuk mencukupi keperluan mereka. Tentunya yang saya tulis adalah apa yang saya lihat dan apa yang saya ketahui. Tapi saya yakin buku saya akan sangat membantu buat anak sekolah Indonesia yang ingin melanjutkan studynya ke negeri Mekkah. Akan sangat membantu orang-orang yang akan pergi melaksanakan haji. Dengan masa yang tidak terlalu panjang. Hanya sekitar 9 bulan, akhirnya buku yang saya tulis berhasil juga saya selesaikan. Saya bermaksud untuk menerbitkan dan menjualnya kepada orang-orang yang berniat ingin mengerjakan haji dan ingin sekolah di Jazirah Arabia.
Dengan berharap agar Allah menganggap usaha saya ini menjadi salah satu amal ibadah. Akhirnya semuanya terkabul, buku saya akhirnya terbit dan sekarang sudah beredar di  toko-toko buku di Sumatera Utara. Semoga buku saya ini akan berguna bagi masyarakat banyak. Semoga buku saya ini bisa menjadi panduan buat yang akan mengerjakan haji dan buat yang akan menuntut ilmu di tanah Arab seperti Mesir, dan juga bisa sebagai tambahan pengetahuan bagi orang-orang yang akan membacanya. Amin ya Rabbal alamin.

Comments (3) »

Book for Muslim

Bi-s-mi-llah-ir-Rahman-ir-Rahim.

Allahu ta’ala has mercy upon all people on the earth. He creates useful things and sends them to everybody. Peace and Blessing be upon His beloved Prophet Muhammad (‘alaihi ‘s-salam) I write this page for announce to every body that I have made an Islam book that entitle 40 Hari Di Tanah Suci This book is content of my experiences when I was doing Pilgrimage and my stories when I was visiting Madinah and went to Muhammads burry. I wrote my experiences day by day. Hope everybody will know about activity of pilgrimage in Mecca, Arafat, Muzdalifah, Muna, and Medina.

I wrote all of my experiences, my feeling, and my thinking. It is very suitable for Muslim and whoever who wantes to add his acknowledge. Whoever can speak Indonesia, it is very nice to read. my book available in many book store in North Sumatra Indonesia. If you are outside of North Sumatra or Indonesia, you can contact me by email address Anwar.ashari@gmail.com and my website: http://www.mandailingnatal.page.tl http://www.ashartanjung.wordpress.com The price of my book are:

40 Hari Di Tanah Suci. Chapter 1, consist 179 pages: 3 USD

40 Hari Di Tanah Suci. Chapter 2, consist 189 pages: 3 USD

40 Hari Di Tanah Suci. Chapter 3, consist 260 pages: 3 USD

Written by pilgrmage an author from Indonesia: H Anwar Ashari. Please contact the author by Anwarashari@gmail.com . After I have answered your message, the author and you has been in a deal, you can send the money to: Name: H M Anwar Ashari Tanjung. Account Number: 107-00-0501447-9 Tabungan Mandiri Dollar Bank Mandiri (KK Panyabungan) (The price is not including the charge for delivering)

My motto: Islam is always the best religion

Mr. Tanjung Panyabungan

Comments (2) »

STORY ABOUT TANJUNG IN LUMBAN DOLOK

STORY ABOUT TANJUNG IN LUMBAN DOLOK
You know why are there Tanjung in Lumban Dolok Siabu? Here I am going to write the arriving of Tanjung in Lumban Dolok. Tanjung is a suriname or a kin name. If you want to know more detail, you should remember Feisal Tanjung. The PANGAB of Indonesia in Soeharto’s time. Feisal is his name, and Tanjung in his Surename. If you know Akbar Tanjung, he was a leader of DPR in Indonesia in Gusdur
or Megawati’s time when they were the President of Indonesia.It will make more easy to understand about suriname. So, Akbar is his name and Tanjung is his Suriname. Whenever Akbar Tanjung has a son, his sons will have a suriname Tanjung too, and whenever his sons have a baby, his babies suriname will become Tanjung too. So Tanjung will be grow up every time. Here I will tell you why are there Tanjung in Lumban Dolok. In 1902, when Holland was colonizing Indonesia, the life around Padang (West Sumatra) was very difficult. So many people from West Sumatra wanted to desert  this place because of it. Someone who had name Adis, and two of his friends wanted to earn money faraway. Their destination
at that time was toward North Sumatra. They left West Sumatra together. They were the people from Palambaian in Sipisang, around Batu Sangkar West Sumatra. When they acrossed the border of West
Sumatra and  North Sumatra, they continued their journay until they arrived to Mandailing. In this area, they wanted to separate each other. A man of them lived in Lumban Dolok Roburan, one of the lived in Pidoli Lombang, and one of them or Adis, lived in Siabu. Because the space of Mandailing is not so near to Palambaian, and no car or vehicle at that time, it made them never visited their village in West Sumatra anymore. They only visited their third. Even many Tanjung in Lumban Dolok Roburan, Pidoli Lombang, and in Lumban Dolok does not know anymore that their ancestor come together to
Mandailing. In 1907, Adis who lived in Siabu had married with a girl in Lumban Dolok. They had 2 son. After Adis had two sons, Adis and his family moved to Lumban Dolok. That’s why there are many Tanjung in Lumban Dolok. Now the generation of Tanjung in Lumban Dolok has been 6 generation. They family of Tanjung has been many families here.  A parth of them moved to the other place like Jakarta or the other city, and a parth still live in Lumban Dolok until now. It is the true story about Tanjung in Lumban Dolok. What is the connection of Tanjung in West Sumatra and in North Sumatra? The both of them are from the same ancestor. It is one of the story of Tanjung in Madina. Many other story of Tanjung in Madina because in many village, there are Tanjung suriname around Indonesia

Comments (2) »

40 Hari Di Tanah Suci

Alhamdulillah perbendaharaan buku tentang perjalanan haji di Indonesia telah bertambah.
Buku ini menceritakan pengalaman tentang perjalanan haji secara detail. Hari demi hari tentang pengalaman dan ibadah, ditulis di dalam buku ini. Mulai keberangkatan dari bandar udara, hingga selesai berhaji, semuanya tertulis secera detail.
Pemegang kartu ini, adalah agen resmi untuk menyalurkan buku
’40 Hari Di Tanah Suci’
Telah terdaftar di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Nomor: 978-979-17868-6-7
Oleh: Anan Press
Harga buku
Jilid 1 RP: 32.000,-
Jilid 2 RP: 32.000,-
Jilid 3 RP: 32.000,-
Www.mandailingnatal.page.tl

Leave a comment »

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Comments (5) »