Archive for Mei, 2013

DUA ORANG PNS YANG JADI POLISI GADUNGAN DI MADINA

Selasa malam tgl 28 Mei 2013, dua orang yang mengaku pemberantas premanisme tertangkap dihajar massa. Dua orang yang mengaku
pemberantas kejahatan ini ternyata hanya polisi gadungan.
Pada malam sebelumnya, 12 orang ABG diperas oleh mereka. Siapa yang keberatan, melapor saja ke kantor Polsek. Itu kata mereka.
Begitulah mereka memeras anak anak ABG ini. Uang, hp, cincin dan kalung dari para ABG disita di alun alun Aek Godang Madina. Kejahatan yang mereka lakukan sudah berulang ulang. Korban sudah banyak yang diperas, ditakut takuti dgn gertakan dan senjata api. Nama baik kepolisian sudah mereka coreng di Mandailing Natal. Tapi pada malam ini, para ABG yang sudah jadi korban sudah tak sabar lagi. Mereka dibantu teman sebaya mereka segera mengintai di tempat yang sama. Kebetulan para polisi gadungan ini sedang beraksi. Para ABG memergoki mereka sedang memeras lagi. Saat ini, tertangkaplah mereka. Massa menghajar kedua polisi gadungan ini hingga babak belur dan kemudian diserahkan ke kantor Polres Madina.
Setelah kedua orang ini tertangkap, maka berdatanganlah banyak ABG yang merasa telah pernah diperas di alun alun Madina ini. Rupanya memang benar kedua orang inilah penjahatnya .
Setelah diperiksa ternyata kedua orang ini rupanya berstatus PNS di kantor Bupati Mandailing Natal. Sekarang keduanya sudah berada di kantor polisi. Banyak ABG yang melaporkan kerugiannya di kantor Polres juga mengakui bahwa orang inilah yang mengaku polisi di Aek Godang Madina. Betapa banyak yang tercoreng nama baiknya karena ulah mereka. Sekarang tinggal menunggu hasil pemeriksaan polisi. Inilah sekilas cerita tertangkapnya dua orang PNS yang mengaku polisi dan sering meresahkan anak muda di Madina.
Entah bagaimana nanti putusan pada kedua pns yang jadi polisi gadungan ini. Apalagi mereka memiliki senjata api dalam melakukan aksinya.

Iklan

Comments (1) »

Penjelasan Kenaikan Isa Almasih

Hari kenaikan Isa Almasih.
Hari kenaikan nabi Isa Almasih menurut ajaran Islam.

Menurut agama Islam, Isa Almasih diangkat dari bumi sebelum terjadi penyaliban di bukit Golgotha. Ketika Isa akan ditangkap, lalu Allah menyerupakan wajah Yudas Iskariot menjadi Isa. Kenapa Allah berbuat demikian? Sebab Isa akan ditangkap karena salah satu muridnya bernama yudas Iskariot yang jadi penghianat.
Ketika Yudas tertangkap disaat penangkapan Isa, tak ada yang tahu pasti apakah yang ditangkap ini benar benar Isa. Padahal sebenarnya Isa telah diangkat oleh Tuhan ke langit.
Ketika Yudas Iskariot telah mati di tiang salib, keesokan harinya mayat Yudas ini tak lagi ditemukan. Karena itulah tidak ada ditemui makam Isa di muka bumi ini. Menurut Kristen, orang tersalib itu benar benar Isa, tapi menurut Islam sebenarnya bukan Isa.
Lalu 40 hari setelah hari penyaliban ini, atau hari meninggalnya Isa atau Yesus Kristus ini, maka datanglah makhluk menyerupai Isa yang mengaku dirinya Isa. Isa yang menurut Kristen ini mengatakan ia akan pergi ke sorga pada Bapaknya. Tak ada keraguan bagi umat Kristen bahwa yang datang itu adalah penjelmaan dari selain Yesus. Tapi menurut pendapat muslim, tak akan ada manusia biasa yang akan bisa memastikan apakah yang datang itu adalah malaikat, manusia, jin maupun setan. Jadi yang datang itu tak dapat dipastikan siapa sebenarnya dia. Semua kisah ini tercatat di Injil. Yang menurut agama Kristen adalah wahyu dari Tuhan. Sedang menurut Islam tidak lagi semuanya. Sebab cerita penyaliban, tentu Isa tak lagi menerima wahyu. Saat Isa kembali setelah kematiannya, tentu semakin tak mungkin Isa menerima wahyu setelah ia wafat. Memang Isa benar seorang nabi. Benar pula ia menerima wahyu dari Allah. Tapi tentu saja hanya selagi ia masih hidup. Tidak setelah ia wafat.
Jadi bila ada cerita mengenai penyaliban di dalam injil, menurut Islam, itu hanya sebuah cerita dari Isa. Yang ditulis oleh manusia yg hidup pada saat itu. Begitulah kira kira penjelasan mengenai kenaikan Isa Almasih menurut Islam.

Leave a comment »

SEJARAH BANJIR BANDANG PANYABUNGAN MANDAILING NATAL

Banjir telah usai di Panyabungan. Telah tinggalkan duka yang cukup parah. Harta benda berhilangan, porak poranda, barang dagangan yang basah tak terpakai bertabur dimana mana. Sebagian rumah hanyut terbawa air, sebagian rumah bergesar dari tempatnya, sebagian rumah cuma tergenang dan kering seusai banjir. Perabotan berhilangan, dan banyak rumah belum bisa ditempati meski banjir bandang sudah berlalu seminggu lamanya. Sebagian cuma rumah tempat tinggalnya yang hancur, sebagian hanya tempat usahanya yang kebanjiran, sebagian kedua duanya yang tergenang air. Tangis pilu bergema di Panyabungan. Tangis kesediian karena banjir bandang yang menerjang. Yang membuat sebagian orang kehilangan tempat tinggal dan sebagian orang mengungsi karena rumahnya masih belum bisa ditempati. Sembako bantuan berdatangan dari mana mana. Termasuk juga bantuan dari pemerintah berupa bantuan uang yang dirasa cukup lumayan untuk membantu meringankan derita para korban banjir bandang Madina.
Semoga dgn kejadian yang menjadi catatan sejarah ini akan meningkatkan kehati-hatian buat semua. Jangan ada lagi pernah datang banjir besar yang mengakibatkan kerugian besar buat para penduduk Panyabungan dan seluruh desa disepanjang aliran sungai Aek Mata di kabupaten Mandailing Natal Sumut. Semoga diberi ketabahan buat semua, semoga segala kerugian cepat terganti, termasuk kerugian para pedagang, petani dan perikanan yang cukup banyak menelan kerugian.
Banjir besar seperti ini sudah merupakan yang kedua kali terjadi di Panyabungan Madina. Pertama kali dahulu pada tahun 1968. Banjir bandang melanda Panyabungan. Tahun 1968, air yang meluap juga mencapai pusat pasar lama. Hampir sama dgn kejadian April 2013 ini. 45 tahun berlalu, banjir serupa datang lagi. Tapi untuk seterusnya semoga tak ada lagi banjir bandang di Panyabungan Mandailing Natal Sumatera Utara.

Oleh penulis novel:
Percintaan Christina Dan Abdullah
Thank you

Leave a comment »