PERJALANAN DENGAN LION AIR KE JAKARTA

Jam 04.45 saya tiba di Bandara Padang Sumatera Barat. Istirahat dan menunggu waktu sholat Subuh sejenak, waktu untuk terbang ke Jakartapun tiba.
Saya menunjukkan resi pelunasan ongkos dari Bank, lalu petugas Lion Air memberi print pelunasan dari printernya. Hasil print saya bawa ke konter penukaran tiket, lalu ditukar dengan tiket tujuan Jakarta. Bayar pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara seharga Rp: 35.000. Lalu masuk ke lobi dengan pemeriksaan memakai detektor yang cukup ketat. Pelayanan penerbangan seperti biasa biasa saja. Cuman bedanya dari penerbangan saya yang terakhir, kali ini ada buku Do’a Perjalanan yang berisi do’a agama agama resmi di Indonesia. Ada do’a Islam, Protestan, Khatolik, Budha, Hindu dan Khong Hu Cu.
Sebelum berangkat, terdengar informasi kami akan terbang dengan ketinggian 36.Θ00 kaki dan akan tiba di Jakarta pada 7.30 pagi ini juga.
Ketika 15 menit sebelum landing, informasi datang lagi. Rupanya kami berapa pada ketinggian 37.000 kaki atau 11 Km dari atas permukaan laut. Terbang dengan kecepatan rata rata 860 Km/jam. Cuaca di Jakarta katanya berawan. Tapi tidak akan menghalangi landing.
Di perjalanan ini, saya membuat kesibukan dengan membaca buku karya Mansur Yusuf yang berjudul The Miracle Of Giving. Banyak juga yang bisa dibaca dalam perjalanan ini. Dan juga memang itu saja yang bisa dilakukan. Menelepon keluarga, handai tolan dan semuanya tak bisa. Sebab ponsel dilarang dihidupkan dalam pesawat. Jadi cuma baca buku kesibukan di pesawat ini.
Jam 7.30 pesawat telah tiba di Bandara Sukarno Hatta. Di jalan menuju ke luar pesawat cukup sempit dan antrian. Saya sempat ngobrol lama dengan seorang tourist Brasil di jalan ini. Dia cukup ramah. Sudah 30 hari katanya dia di Indonesia. Luar biasa perjalanannya. Tiba di lobi, lalu mengambil barang bagasi ke counter nomor 5. Setelah keluar dari building, Saya masih menyempatkan diri untuk makan bakso. Harganya 35.Θ00 sepiring. Tapi karena sudah lapar, ya disantap aja.
Tulisan ini kuketik ketika saya berada dalam bus Damri dari Soehatta tujuan Rawa Mangung. Dari pada tak ada kerjaan, lebih bagus menulis. Mana tahu berguna buat pembaca.

KLIK DISINI BILA ANDA INGIN EBOOK ENGLISH GRAMMAR SALAH SATU DARI KARANGAN SAYA

1 Response so far »

  1. 1

    LubisCh said,

    Terimakasih saya termasuk tokoh yang anda ceritakan dikolom ini. Saya yang tinggal di Depok


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: