KETIKA MENDAFTAR HAJI KE KANDEPAG MANDAILING NATAL TAHUN 2012

Di hari libur ini, kembali lagi saya dan teman teman lainnya melanjutkan urusan pendaftaran haji kami ke Depag. Mulanya kami ke Bank terlebih dahulu. Di Bank ternyata kami masih harus menulis nama nama masing masing di bagian belakang gambar pasphoto kami yang sudah disediakan. Banyaknya 31 lembar yang ukuran 3 x 4, kemudian 7 lembar yang ukuran diatasnya. Ditambah lagi banyak photo copy dokumen kami yang sudah kami siapkan sebelumnya, seperti: ktp, surat nikah, surat kesehatan dan yang lainnya.
Sesudahnya, kami menuju kantor Kandepag di belakang kantor Bupati yang sekarang. Untuk menuju kantor ini, kami ditemani seorang dari karyawan bank yang bersangkutan hingga selesai. Di Kandepag ini, kami masih diphoto sekali lagi secara online. Pertama sekali juru poto membuka situs kandepag. Dia mengisi username dan melengkapi pasword, barulah kami diphoto satu persatu. Data data dicatat selengkap lengkapnya disini. Mulai dari data pribadi termasuk nama almarhum ayah saya. Kami berada di kantor ini sekitar satu jam setengah. Cukup lama karena kami yang datang sekali mendaftar ada 8 orang. Rombongan teman akrab di dunia dagang dan juga satu tim ketika kami pernah punya objek di Huta Julu, Huta Bargot yang kami namai dengan nama Club Galugur.
Usai mendaftar, saya bersama teman teman segera mengejar waktu sholat Jumat menuju mesjid Agung yang ada di dekat sungai Batang Gadis. Di mesjid ini, kami juga mengikuti sholat gaib atas meninggalnya banyak warga Indonesia di Tragedi Sukhoi di LERENG Gunung Salak, Bogor. Semoga mereka diterima disisi yang kuasa. Di perjalanan, kami masih sempat berphoto di sekitar pintu keluar kantor bupati. Sayangnya saya tidak menyimpan file teman teman yang lain di ponsel saya sehingga saya tidak bisa mengabadikan photo mereka di halaman ini. Hanya photo saya saja yang ada di ponselku. Photo ini saya anggap amat berguna. Sebab akan menjadi photo kenangan nantinya.

Sekarang kami mendaftar haji dan berphoto, padahal baru tahun 2021 nanti baru tiba giliran kami untuk berhaji. Sudah pasti akan banyak nanti perubahan wajah. Karena rentang waktu 9 tahun untuk menunggu giliran haji bukanlah merupakan waktu yang singkat. Itu merupakan waktu yang cukup lama untuk ditunggu. Betapa banyak nanti perubahan di wajah yang sesungguhnya dengan yang di photo. Tapi lain waktu saya akan usahakan memphoto teman teman semua. Agar lembaran ini benar benar akan jadi kenangan perjalanan pengurusan haji kami jauh sebelumnya.
Bagi anda yang ingin membaca cerita pengalaman haji saya ketika pergi melaksanakan ibadah haji beberapa tahun yang lalu, anda bisa mendapatkannya dgn mengklik iklan buku haji di samping.

Atau juga mengklik DISINI. Buku ini cukup bermanfaat buat anda. Anda bisa mendapat banyak pengalaman tentang berhaji dari buku berjudul 40 HARI DI TANAH SUCI ini. Trima kasih. Salam buat pembaca.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: