Sekilas Penerangan Tentang Pistel dan Pistulograpy

Halaman ini kutuliskan karena ingin berbagi pengalaman buat buat anda semua yg ingin tahu lebih jauh tentang penyakit pistel di sekitar telinga. Penyakit pistel di sekitar telinga adalah sejenis penyakit yang diwariskan melalui keturunan. Biasanya itu ditandai oleh adanya bintik atau lobang kecil di daun telinga bagian atas. Meski kita temui ada bintik atau lobang kecil itu pada seseorang, juga bukan berarti bahwa seseorang itu menderita penyakit pistel. Terkadang ada tanda lobang kecil di daun telinganya, tapi dia tidak pernah merasakan sakit di telinganya. Tapi seseorang penderita pistel selalu mempunyai bintik di daun telinganya. Lobang atau bintik di daun telinga ini ada karena pembalutan tubuh oleh kulit kurang sempurna ketika berada dalam kandung ibu. Jadi bagi penderita pistel biasanya terjadi pembengkakandi sekitar bintik yang terdapat pada daun telinganya. Penyakit ini sepintas lalu kelihatan seperti bisul. Jika sedang kambuh, biasanya akan terjadi bengkak, lalu pembengkakan ini akan menyebar ke bagian mata yang paling dekat dan juga ke bagian kepala di atas kuping yang mempunyai tanda titik. Jika mulai terjadi pembengkakan, maka segeralah berobat ke Dokter spesialis tht (telinga hidung dan tenggorokan). Merekalah yang lebih tahu cara mengatasinya. Biasanya dia akan member antibiotik untuk meredam pembengkakan ini. Dokter juga akan member obat obat lain yang sesuai untuk mengantisipasi penyakit ini.

Jika sudah diobati, pembengkakan ini akan berhenti. Terkadang memakan waktu satu minggu, dan terkadang sampai satu bulan atau dua bulan. Tapi biasanya bengkak akan berhenti jika segera berobat ke dokter tht secepatnya. Tapi mesti diobatkan sesegera mungkin, karena penyakit ini pasti akan membuat kita sangat takut. Bagi pengobatan pengobatan yang ahli, penyakit ini juga sering diatasi dengan bedah kecil. Jika bengkak sudah terlalu besar, sudah cukup banyak nanah yang terkurung di dalam bengkak di sekitar telinga, ahli kesehatan sering juga melakukan pembedahan kecil sehingga nanah bisa keluar. Nanahnya tentu banyak. Sesuai dgn pembengkakan yang terjadi. Begitu dibedah, bekas lukanya ditutup kembali dgn perban yang dibasahi cairan Rivanol. Setelah dibedah, lanjutkanlah perobatan dgn meminum obat resep dokter tht sesuai aturan. Pembedahan yang dilakukan ini akan mengeluarkan cairan yang membuat wajah penderita semakin tidak bengkak. Berselang satu hari, nanah akan kembali berkumpul dan sakit kembali bengkak. Maka perban kembali dibuka. Nanah kembali dikeluarkan dgn menekan atau mengurut bagian bengkak. Jika nanah sudah habis, luka kembali lagi ditutup seperti tadi. Terkadang penderita harus dikeluarkan nanahnya dari pembengkakan ini selama sebulan atau lebih. Cukup lama, tapi memang begitulah model penyakit pistel ini. Dengan mengeluarkan nanah secara rutin, dgn menjalani perobatan yang teratur, maka pembengkakan ini akan menyusut dan akan normal kembali. Yang akan tersisa hanya bekas bedahnya saja.

Setelah penyakit ini sembuh, tentu kita akan merasa lega. Tapi yang disayangkan, ada banyak penderita penyakit ini yang akan mengalaminya lebih dari satu kali atau berulang ulang. Jika ingin tuntas, tentu kita harus berobat lagi pada yang lebih ahli. Dokter yang lebih ahli akan mencari akar permasalahan yang sebenarnya tentang penyebab datangnya sakit seperti bisul di sekitar telinga ini. Saya pernah membawa seorang dari keluarga saya ke satu perobatan yang cukup bagus di Medan. Yaitu ke Rumah Sakit Columbia Asia. Kebetulan yang menanganinya seorang dokter spesialis tht. Dalam hal ini ia mengatakan pembengkakan ini disebabkan pipa yang tidak sempurna di dekat telinga. Bengkak ini disebakan karena infeksi. Bisa saja karena polusi udara atau karena alergi terhadap makanan tertentu. Jika sakitnya berulang, maka harus dilakukan pemeriksaan yang lebih akurat dengan camera. Sejenis cairan dimasukkan ke bekas bedah lalu dikamera. Maka akan tampak permasalahan yang sebenarnya di photo hasil kamera tersebut. Ini dimanakan Pistulograpi. Mereka biasanya mengkamera di ruang radiologi. Hasil pistulagraphy ini akan memudahkan dokter mengambil langkah yang lebih tepat. Bila kesalahan ada di pipa yang saya sebutkan tadi, memang pembedahan dan pengangkatan pipa yang tidak sempurna harus dilakukan. Jika tidak, maka sakit akan kambuh berulang ulang. Inilah sekilas penerangan mengenai penyakit pistel dan juga pistulographi.

Pada awal saya membawa seorang dari keluarga saya ke ruang radiologi untuk keperluan pistulograpi ini, saya sempat bingung dengan penyakit ini. Lalu saya coba mengakses internet dengan ponsel yang saya miliki, tapi saya tidak mendapatkan info apapun termasuk mengenai penyakit pistel di dekat telinga. Ini yang membuat saya merasa tergugah untuk menuliskan pengalaman yang sedikit ini. Agar kita sama sama tahu. Agar orang yang membutuhkan dapat memperoleh penerangan penyakit seperti ini. Yang pasti kita akan lebih lega jika mengetahui tentang penyakit yang kita derita maupun yang dialami rekan atau juga anggota keluarga
kita. Jika anda mengalaminya cobalah berobat seperti yang saya anjurkan. Semoga anda lekas sembuh.

4 Tanggapan so far »

  1. 1

    mellia said,

    terima kasih utk infonya, kebetulan saat ini saya sedang mencari informasi ttg hal ini. karena anak saya yg berusia 4 th sedang bengkak daun telinganya. dia jg memiliki lubang diatas daun telinganya dgn papanya. saya mau bertanya, apakah bs sembuh total penyakit pistel ini? apakah hrs dioperasi utk menyembuhkannya? trims y infonya

  2. 2

    Salam buat Liu Mei.
    Maaf atas keterlambatan saya menjawab komentar anda di blog saya. Memang kalau menurut seorang dokter tht di Padang Sidempuan tempat saya membawa anak saya berobat, katanya jika pembengkakan terus berlanjut, memang harus diatasi dengan operasi. Begitu juga dengandokter yang menangani anak saya di salah satu rumah saki internasional di kota Medan. Kata dokter yang bersangkutan, mesti diphoto agar penyakit diketahui secara pasti. Tapi kasihan mengingat anggota keluarga saya sudah satu bulan minum obat secara rutin dan mengingat ada kemajuan tentang perobatan yang kami jalani. Maksud saya pembengkakannya semakin kempes, jadi saya menunda semua Pistulograpi dan operasi ini. Kata karyawan di ruang radiologi, bengkak di dekat telinga keluarga saya harus ditusuk. Agar cairan dapat dimasukkan ke dalamnya. Agar bisa dikamera untuk memperjelas penyakitnya. Jadi akhirnya saya hanya meminta obat saja di rumah sakit Columbia Asia itu. Sejak saya pulang dari Medan pada akhir Maret lalu, penyakitnya sudah berangsur sembuh. Saya menjadi tenang beberapa hari. Tapi kebetulan kemarin terjadi lagi pembengkakan. Pikiran saya kembali jadi kacau. Saya sudah menjadwalkan harus membawa anggota keluarga saya untuk dioperasi. Kebetulan hari ini hari Jumat 07 04 2012. Hari wafatnya Yesus Kristus. Jadi saya tak mungkin mengurus passport ditanggal merah. Besoknyapun Sabtu dan Minggu. Perkantoran tutup. Jadi tak bisa mengurus pasport utk berangkat berobat ke Penang. Jadi saya akhirnya membawa anak saya berobat di perobatan alternatif. Saya akan menulis semua pengalaman saya tentang penyakit salah satu anggota keluarga saya ini. Termasuk perkembangan yang dialami anak saya setelah berobat ke perobatan alternatif di kota saya. Semoga apa yg saya tulis akan membantu anda nantinya.

    • 3

      lia said,

      Terima kasih byk atas infonya. Kmrn anak saya jg berobat ke salah satu dokter tht didaerah saya. Dokter blg itu krn infeksi, kemungkinan digaruk anak saya. Akhirnya diberi obat antibiotik syrup dan salep diprogenta. Saat ini sudah kempes. Semoga tdk terulang lg. Semoga jg dgn anggota keluarga anda.

  3. 4

    Puji syukur pada Tuhan atas kesembuhan anak anda. Terima kasih juga telah mendoakan anggota keluarga saya. Semoga semua jadi sehat sehat saja. Salam


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: