TAMBANG EMAS HUTA BARGOT MADINA

Ada awal ada akhir, pepatah ini mungkin tak lama lagi akan berlaku di tambang emas Huta Bargot. Banyak penambang liar sekarang sudah tidak berhasil lagi. Dari hampir seribu penambang mungkin tak lebih dari 30 orang saja yang berhasil pada minggu ini. Satu persatu para penambang mulai turun dari gunung untuk tidak menambang lagi. Memang ada sedikit penambang yang baru mulai, tapi lebih banyak yang menuju pulang untuk berhenti. Pulang dengan hampa, berhenti dengan mengantongi cerita pengalaman tambang dan kerugian.
Dari segala sektor, menurunnya aktifitas warga di bidang tambang ini cukup jelas. Jalan jalan penghubung Panyabungan – Huta Julu saja makin hari sudah berkurang ramainya. Dari omset para pedagang juga nampak sudah mulai lesu. Banyak mesin gelundung pengolah batu emas sudah mulai tak beroperasi, gulung tikar dan sebagainya. Bukan hanya itu, dari banyaknya sepeda motor yang tak seperti biasanya juga sudah menandakan masyarakat sudah mulai enggan bertambang. Orang yang hilir mudik di jalanan berkurang, orang orang Jawa yang merupakan penambang handal tradisionil mulai berkurang banyaknya di lokasi Huta Bargot maupun di pusat Panyabungan. Semua ini menandakan bahwa musim tambang akan berakhir. Memang belum berhenti sama sekali, tapi saya sendiri sudah tidak serajin dulu kesana. Pergi kesana cukup mengasyikkan. Mendaki gunung sambil berolah raga, melihat lihat aktifitas para penambang yang tidak pernah saya lihat selama ini, pokoknya amat mengasyikkan selagi masih ramai ramainya.
Tapi sejak jatuhnya korban sekitar dua minggu lalu, masyarakat sudah mulai takut untuk menambang. Hari demi hari sudah makin sepi di lokasi tambang. Begitulah keadaan yang nampak dari perkampungan. Saya juga sudah lama tidak kesana. Saya kesana disaat lagi gembar gembornya cerita tambang ini. Apalagi mendengar cerita banyak masyarakat yang kaya mendadak. Siapa yang tidak suka kesana buat melihat lihat. Tapi keramaian ini tidak akan lama lagi. Apalagi Sorik Mas Mining akan datang. Mungkin masyarakat terpaksa harus berhenti menambang. Inilah sekilas perubahan di Tambang Emas Huta Bargot Mandailing Natal.

Iklan

1 Response so far »

  1. 1

    Husny said,

    Emang benar,perkurangan penambang hampir 50% berkurang.


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: