BENARKAH ADA KORBAN DI TAMBANG HUTA BARGOT MARET 2011

Bagaimana dengan isyu meninggalnya korban di tambang emas Huta Bargot? Benarkah itu?
Pada mulanya saya bertanya tanya. Saya tertegun karena mendengar berita korban tambang emas Madina ini. Kebetulan memang hari ini saya punya rencana dengan teman saya: Hafiz, Basyid, Zein, Lomo, Ade, Adaran untuk survey ke gunung yang mengandung emas di Huta Julu Huta Bargot ini.
Sesampai di Huta Julu, saya sudah melihat banyak mobil Polisi dan DPR disana. Memang kesigapan mereka cukup terpuji. Isyu korban tambang ini memang perlu dibuktikan. Bukan hanya mobil polisi yang stand by disana. Tapi juga mobil ambulance. Saya sempat bicara dengan petugas kesehatan yang kebetulan saudara sepupuku. Katanya ia hanya
menjalankan tugas. Soal benar tidaknya ada korban, dia belum menerima kepastian. Mereka masih saja menunggu bila memang ada. Dengan maksud agar bisa dibawa ke Rumah Sakit jika memang masih hidup, atau juga dievakuasi sebagaimana layaknya jika memang ada yang meninggal. Beberapa jam setelah saya sampai di Huta Julu, rombongan kamipun mulai berangkat menuju bukit. Di perjalanan, kami temui banyak aparat keamanan yang sedang turun dari bukit tempat tambang emas ini. Mereka pulang tanpa menemukan korban.
Lalu saat itu juga saya bertanya pada beberapa teman saya yang kebetulan sedang berada di lokasi tambang emas Mandailing Natal ini via ponsel. Mereka menjawab memang tidak ada korban. Tìdak ada yang meminta pertolongan disana. Inilah isyu yang beredar di Panyabungan pada tanggal 22 Maret 2011. Ceritanya simpang siur. Memang
bagaimanapun perlu dibuktikan. Tapi yang saya herankan, mengapa isyu seperti ini cukup mudah menyebar di Mandailing Natal. Tahun ini sudah banyak isyu yang jadi berita besar tapi ternyata bohong. Mulai dari isyu penculikan anak, isu jamaah haji yang jadi ular tapi tak benar. Luar biasa ceritanya.
Kembali ke masalah isu korban tambang. Ternyata di daerah pertambangan liar aman aman saja. Tidak ada yang membuat panik disana.
Itulah berita yang kami dapat disana. Memang hingga sore haripun tidak ada korban yang turun. Bahkan isyu korban hanya beredar di
perkampungan. Di lokasi tambang tak ada yang tahu masalah korban. Inilah cerita yang kami dapat ketika pergi bersama
Teman teman ke: rura Siborok, tambang Panapahan, Bandun dan Cigaya.

Iklan

3 Tanggapan so far »

  1. 1

    sngguh ironis memang,,, yg jd faktor pndorong d sni adlah masyrakat yg lngsung mnerima nformasi, tnpa hrus mengkaji…

  2. 2

    yasir m lubis said,

    seharusnya harus berbuat apa,pada saat kebutuhan sehari2 mndesak, …
    dan tanpa ada yang harus disalahkan.,…

  3. 3

    Mukis Nasti said,

    memang isu dalam masarakat seperti yg telah diberitakan diatas, adalah kurang pengetahuannya masyarakat,nya,
    pesan..
    buat masyarakat umumnya huta bargot jagalah alam kita, klau mau menambang ikuti struktur tambang,,, by mukis nasutiaon


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: