HASIL AKHIR PEMILUKADA MADINA 2010

Hasil pemilukada Calon bupati Mandailing Natal nampaknya didominasi oleh Pasanagn No 6, yaitu
Bapak Hidayat Batubara
Dan
Bapak Dahlan Hasan
Selamat atas kemenangan ini. semoga Mandailing Natal semakin Jaya.

Hasil akhir Pilkada Madina tgl 10/6. Jam 13.00 dari Pusat Tabulasi data pemenangan Hidayat-Dahlan :
HIDAYAT- DAHLAN 47.32 % ,
Indra Porkas 19.86 % ,
Arsyad 13.92 % ,
Irwan 7.82 % ,
Nahar 5.12 % ,
Zulfarmin 3.65 % ,
Aswin 2.27 % .
Data yang masuk 100. 00 % TPS. ALLAHU AKBAR…walillahil hamd.
Inilah hasil pilkada Madina.
Inilah hasil pemilihan bupati Mandailing Natal.

Iklan

9 Tanggapan so far »

  1. 1

    Mannieba said,

    Selamat datang perobahan. Change has came to Madina

  2. 2

    rakyat madina said,

    ada ungkapan : “suara rakyat suara Tuhan” namun Suara Tuhan itu telah dibeli dengan “uang”. tidak ada kebanggaan bagi Calon yang menang karena Politik Uang, membeli suara rakyat. inilah negeri bedebah…

    • 3

      Seharusnya kita sebagai warga Madina yang baik. Kita harus siap menerima kemenangan dan siap menerima kekalahan. Mari sama-sama kita dukung pemenang pilkada ini (Hidayat -Dahlan) agar Masyarakat Madina yang Madani bisa kita gapai.

    • 4

      suleman said,

      jangan asal bicara inilah hasil untuk mengalahkan keangkuhan
      madina telah banyak memikirkan bagaimana cara untuk mengalahkan kebengisan inilah satu2nya cara untuk mengalahkannya,,,,,

  3. 5

    Mannieba said,

    Waduh. Ngeri sekali tuduhannya. Negara bedebah? Tidak teman. Madina terdiri dari:
    Sebagian penduduknya kaya: berpikir logika mana yang mau dipilih.
    Sebagian pintar: juga memilih atas dasar pikirannya.
    Sebagian tak mau tahu: karena tak pernah menikmati belaian lembut politik.
    Sebagian tak perduli: karena janji kampanye tak selamanya terealita.
    Sebagian tak tahu menahu: karena tak tak tahu mana yang bagus. Kampanye tak sampai kehadapannya. Cuma poster yang sampai. Isinyapun terkadang hanya satu kata, dua kata, tiga kata. Contoh: perubahan, madina bangkit, membangun bersama rakyat. Poster ini tidak cukup untuk membuat rakyat mengerti siapa calon dan wakil bupati dan bagaimana masa lalunya, profilnya, talentanya, semuanya kabur karena tak ada buku info jelas yang dibagikan pada rakyat.
    Sebagian rakyat memang bodoh, tapi itu hanya sebagian kecil saja. Itupun karena tidak pernah adanya kebagian kesempatan untuk maju. Jadi mereka ingin perobahan. Mereka ingin yang lain dari yang lain seperti bapak Hidayat Dahlan. Mereka bebas memilih. Rakyat madina bebas memilih siapa saja. Soal uang yang dibagi? Itu bukan jual beli. Bapak Hidayat Dahlan takkan bisa menuntut sekiranya rakyat menerima uang dan tak memilihnya. Lagi pula kalau itu salah, kenapa tidak ditangkap panwaslu? Siapa yang kurang tahu? Rakyat? Panwaslu? Atau Hidayat Dahlan? Lagi pula kenapa sampai menuduh negeri ini bedebah. Tak ingat, ya. Rakyat menggambarkan pemerintahnya. Pemerintahnya menggambarkan rakyatnya.

  4. 6

    Terima kasih pada semua komentator yang telah meramaikan halaman ini. Terima kasih untuk tidak saling mencaci. Mohon maaf yang sebesar besarnya kalau kami tidak menyetujui sebagian komentar yang dianggap terlalu kasar. Kami tidak menghapusnya, cuma saja tidak kami setujui. Sebagian masuk dalam kolom jawaban tak disetujui, sebagian masuk ke spam karena terjaring layanan akismet, sebagian memang kami masukkan ke trash. Semuanya automatically. Tidak ada yang membuat repot. Kami tidak pernah menghapus komentar siapapun. Tapi akismet akan membuangnya secara permanen bila kami tak menyetujui.
    Salam buat semua. Mari kita saling menghargai.

  5. 7

    majidnst said,

    Apakah sudah pasti pemenang Nomor urut 6 ( Hidayat_dahlan) atau masih ada tahap ke dua.

  6. 9

    sahdan lbs said,

    selamat kepada pemenang pemilu semoga membawa kemajuan untuk daerah madina


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: