TULISAN INI ADA KARENA MEGA SKANDAL PAJAK

Bagaimana hukum dari korupsi? Apa sebenarnya hukum mencuri? Bagaimana agar mencuri dan korupsi dapat diselamatkan? Bagaimana mengubah yang haram jadi halal? Bisakah penyesalan dan tobat merubah yang haram jadi halal? Saya terdorong menuliskan masalah ini karena baru saja merasa heran mendengar berita Mega Skandal Pajak yang menghebohkan semua orang. Para tersangka mafia pajak yang sudah mengumpulkan uang banyak dan menjadi sorotan media massa belakangan ini tak henti hentinya diberitakan. Saya tidak berbicara soal kejahatan para mafia pajak itu karena itu semata mata urusan Kejaksaan dan Kepolisian. Saya cuma merasa heran melihat nama nama yang menjadi tersangka seperti seseorang bermarga Tambunan, seseorang dengan marga Tobing, Hutagalung, marga Sitanggang dan beberapa orang lainnya. Kasus inilah yang mendongkrak saya untuk membahas hukum korupsi dan pencurian ini.
Saya bercerita sepele saja tentang hal ini. Umpama anda ingin menanam pokok mangga. Anda tidak punya bibit pokok mangga sehingga anda mencurinya dari kebun orang lain. Anda mengambil tidak syah bibit kelapa milik orang lain. Berarti anda telah melakukan yang haram. Jika bibit itu anda tanam, anda pelihara sehingga menjadi pokok yang besar, maka sudah menjadi halalkah dia? Tidak, mangga yang anda curi itu tetap haram. Jika sudah berbuah, anda menjual hasilnya, maka sudah halalkah uangnya? Tidak. Hasilnya tetap haram. Jika uangnya anda belikan ke anak ayam lalu anda besarkan dan anda jual, maka tetap juga akan berstatus haram.
Apakah ada do’a untuk menghalalkan yang haram? Tidak pernah ada. Kembalikan saja yang bukan hakmu dan bertobatlah pada Allah. Itulah jalan yang benar. Kembalikan saja mangga itu. Bayar dengan harga yang disetujui siempunya, minta maaf pada pemiliknya dan bertaubatlah pada Allah. Hanya itu yang akan membuat anda selamat. Jangan bermain main dengan sesuatu yang haram. Semua orang akan menyesal di hari tuanya. Jangan anda terlambat untuk menyesal dan bertaubat, sebab hidup ini hanya sekali saja. Menghindarlah dari jalan yang haram. Di dunia ini masuk penjara dan di akhirat mendapat siksa. Ya, karena berdosa, kecuali bertaubatan nasuha, sebab Allah maha penerima Taubat. Mencuri dan korupsi adalah mengambil sesuatu secara tidak sah.

Iklan

1 Response so far »

  1. 1

    Posting yang menarik.
    Silahkan kunjungi Blog kami http://www.harisistanto.wordpress.com, baca posting baru berjudul : “Bagaimana cara memilih mesin cuci?”, serta artikel lain yang bermanfaat, dan kalau berkenan tolong dikasi komentar.
    Terima kasih.


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: