JANGAN SAMPAI TERTIPU DENGAN SMS BERHADIAH

Berbagai macam cara orang membuat upaya bagaimana agar bisa mendapatkan uang. Ada yang dengan cara lurus, atau juga yang dengan cara berkelol kelok dan bahkan dengan cara penipuan. Bagi yang sudah lama pakai ponsel, kemungkinan besar sudah terbiasa dicuba oleh banyak penipu melalui sms. Ada yang memberi tahu telah memenangkan uang 30 juta, 45 juta dan bahkan ditambah lagi hadiah satu unit mobil Avansa. Banyak orang yang tak tahu kebenarannya padahal dengan mengetik win lalu kirim ke 777, semua permasalahan sudah bisa terjawab bila kartunya kebetulan Telkomsel. Lagi pula Operator Ponsel tak mungkin memberi tahu kemenangan hanya dengan perantaraan sms. Banyak yang sudah tertipu dengan sms berhadiah ini. Dari teman dekat saya, family saya, yang berpendidikan sampai yang tak berpendidikan, semua ditipu oleh pengsms yang tak tahu kebenaran dimana rimbanya dia berada.
Belakangan ini ada lagi cara baru penipu lewat panggilan hp. Seminggu ini saya ditelepon sebanyak tiga kali dengan orang yang berbeda, alasan yang berbeda dan kemungkinan tak ada sangkut paut di antara mereka semua. Yang satu menelopon saya telah memenangkan hadiah Avansa. Saya diminta menelepon ke kantor pusatnya. Katanya dia di Jakarta Pusat. Mungkin dari nomor saya dia tahu bahwa saya berada di Sumatera Utara, tapi saya berbohong dengan mengatakan bahwa saya sedang di Jakarta. Saya berolok olok meminta alamatnya saja agar saya bisa langsung menemuinya.
Tapi dia tak mau memberi alamatnya. Dia tetap menganjurkan agar saya menghubungi via ponsel. Bagaimana mungkin kabar gembira hadiah itu bisa dianggap sesuatu yang benar.
Cara yang lain ada juga dengan pura pura dia mengenal kita seperti tadi pagi ada menelepon saya. Kukatakan bahwa saya tak mengenalnya, lalu dia menjawab kenapa tak mengenalku. Kalau saya menebaknya, mungkin dia akan mengiyakan. Mungkin saya akan menebak bahwa dia teman akrab saya atau seseorang yang pernah membantu saya. Lalu dia akan minta tolong sebagai seorang teman atau sebagai seorang yang pernah menolong. Tentu saja kita akan jadi korban penipuan seseorang yang sebenarnya tidak kita kenal. Begitulah jika saya menanggapinya. Tapi karena saya tak percaya dengan dia dan juga terkadang saya merasa terganggu dengan kesibukanku akhirnya panggilannya kuhentikan. Itu semua masih sebagian dari banyak cara untuk menipu. Maka hati hatilah untuk mempercayai orang tak dikenal lewat ponsel.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: