PERCERAIAN DAN PERKAWINAN ULANG

Kali ini saya ingin berbicara tentang perceraian dan perkawinan kembali.
Kebetulan hati saya begitu tersentuh ketika hari ini saya menerima kedatangan saudara sepepuku yang jauh dari propinsi lain di Indonesia ini juga. Ia pergi meninggalkan kampung halaman sekitar 8 tahun yang lalu. Saat itu ia pergi seiring masalah perceraiannya dengan istrinya. Dan kini ia datang dengan maksud untuk rujuk kembali dengan istrinya yang sudah ia ceraikan sampai talak tiga. Banyak yang menasehati kenapa harus memgawini bekas istrinya ini lagi. Perceraian itu terjadi karena masalah yang tak dapat dimaafkan. Kenapa kini datang lagi seolah semua salah itu sudah terlupakan. Yang paling rumit lagi dalam hal ini adalah mengenai masalah agama. Dalam hukum agama Islam, jika suami istri telah bercerai dengan status talak tiga, maka keduanya tidak diperbolehkan lagi untuk bersatu, kecuali si suami telah pernah menikah dengan wanita lain dan juga si istri pernah pula menikah dengan laki laki lain. Larangan untuk menjadi suami istri ini hanya untuk perceraian talak tiga. Tidak berlaku untuk perceraian talak satu dan talah dua. Terkadang untuk menyelesaikan masalah talak tiga ini, ada beberapa orang yang mengadakan perkawinan sementara. Si istri yang diceraikan, dikawinkan dengan laki laki lain dengan perjanjian harus diceraikannya kembali pada keesokan harinya. Begitu juga dengan si duda, terpaksa harus menikah dengan wanita lain dengan perjanjian harus bercerai beberapa hari kemudian. Terkadang perjanjian hanya tinggal perjanjian. Janji yang diucapkan untuk bercerai tidak dilakukan. Tapi begitulah memang nasib orang yang melakukan perceraian talak tiga. Karena itu siapapun orangnya harus berpikir panjang dalam memikirkan hitungan talak dalam perpisahan. Jangan sampai terjadi seperti permasalahan saudara sepupu saya yang ingin berbaikan dengan istrinya dan mesti pula menjalankan aturan aturan yang telah saya uraikan tadi.
Sempat saya bertanya. Apakah anda masih akan menerima istri anda jika bekas istri anda harus dinikahkan pada laki laki lain? Di menjawab ‘Ya’. Saya benar benar terkejut mendengar jawabannya. Apakah ini terjadi karena kedangkalan pikirannya atau karena dalam cinta?
Semoga permasalahan seperti ini tidak terjadi pada orang lain. Cukuplah yang terjadi pada saudara sepupu saya ini akan menjadi pelajaran berharga buat kita semua.

Iklan

1 Response so far »

  1. 1

    Salam super-
    salam hangat dari pUlau Bali-
    sungguh suatu pelajaran yang sangat berharga…
    sukses untuk Anda…


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: