TEWASNYA PENEBAR TEROR

Satu kemenengan telah didapatkan atas terbunuhnya para terorist yang terus mengancam kematian selama ini.
Satu kesedihan terkadang terasa di hati, kenapa para teroris itu, seperti Saifudin Zuhri yang terdengar dengan nama Saifuddin Jailani, kenapa mereka harus berpikiran sesat seperti itu. Yang mengakibatkan mereka mati tertusuk timah panas. Entah perlu kita merasa kasihan. Di pandangan mata, dia telah mati sia sia dengan pendapatnya. Kasihan karena dia punya jalan keliru, dan akhirnya jadi mangsa semua orang, jadi buronan semua orang yang membutuhkan ketenangan dalam menjalani kehidupan maupun dalam melaksanakan ibadah.
Semoga tidak akan ada lagi yang punya pemikiran keliru seperti Saipudin Jailani. Semua bisa tenang dalam kehidupan ini. Kehidupan yang mesti diisi dengan sejuta perjuangan. Kehidupan yang sangat berkompetensi, bukan dengan jalan meledakkan bom secara diam diam sehinga banyak korban tak berdosa jadi berjatuhan. Banyak orang lain yang jadi dicurigai. Pesantren pesantren jadi diperiksa gara gara perbuatan para terorist yang telah mengatasnamakan agama Islam ini. padahal Islam tidak pernah punya pikiran seperti itu. Kemenakan Nabi Muhammad sendiri pernah terlambat untuk hadir pada waktu sholat berjamaah dikarenakan seorang tua Jahudi. Muhammad tahu hal ini, bahkan memperlama pengerjaan sholat berjamaah ini agar saudara sepupunya masih mendapati mereka dalam melaksanakan sholat dan agar sepupu Muhammad ini tidak tergolong telambat.
Itu makanya Nabi melama lamakan sholat ini. Berarti Muhammad senang dengan menghargai seorang tua Jahudi tadi. Lalu bagaimana halnya dengan para pengikut Noordin M Top yang tak punya belas kasihan menebar teror dimana mana. Bukankah mereka telah dinilai keliru?
Lalu apakah dengan tewasnya Nurdin M Top masih akan ada penggantinya. Benarkah Saifudin Zaelani yang akan jadi gantinya. Kini terorist Jaelani itu telah mati tertembak di Ciputat. Semoga jaringan penyebar ketakutan itu akan sirna. Sehingga tidak ada lagi curiga mencurigai antara penganut agama yang berbeda. Jika seseorang itu pintar, memang ia mengakui agama Islam itu adalah jalan kebaikan. Dia pasti percaya bahwa Islam sangat lembut. Hanya jaringan jaringan sesatlah yang perlu ditakuti.

5 Tanggapan so far »

  1. 1

    medysept91 said,

    Judul postingan yang interest dan beritanya menarik, great🙂

  2. 2

    medysept91 said,

    Ash mandung BT negara mangunjungi http://medysept91.wordpress.com

  3. 3

    ashartanjung said,

    Luar biasa. Dari mana bisa dicek?

  4. 4

    medysept91 said,

    Klikma globetrack (widget pengunjung) di Md91 🙂

  5. 5

    ashartanjung said,

    Ramai, ya. Saya dah chek


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: