SEMINGGU PASCA GEMPA PADANG

Seminggu pasca gempa di Padang, juga masih belum bisa terevakuasi seluruh korban gempa di Padang dan Pariaman. Terlebih di dalam reruntuhan Hotel Ambacang, masih banyak korban yang terjebak dibawahnya. Tapi sayang, berdasarkan life detector milik Jepang, Swiss, Australia, dan alat yang lain rupanya tidak ada lagi tanda tanda bahwa masih ada korban yang masih hidup dalam reruntuhan bangunan itu. Menurut perkiraan, semua korban yang terjebak di dalamnya sudah diduga tewas.
Begitu juga halnya di daerah Padang Pariaman, ada tiga desa yang tertimbun longsor akibat guncangan gempa ini. Desanya lenyap tertimbun tanah longsor. Kasihan sekali penghuni desa yang sudah terhapus dari peta itu. Di sinipun kemungkinan tidak akan adalagi evakuasi. Mengingat medannya berat, timbunan tanah terlalu tebal, sehingga sudah ada rencana bahwa evakuasi akan dihentikan. Mayat mayat yang tertimbun teramat susah untuk diambil. Sehingga mungkin tempat kejadian ini akan menjadi peristirahatan mereka yang terakhir. Maksudnya titik longsor yang melenyapkan desa itu akan dijadikan kuburan massal bagi para korban. Menyedihkan sekali akhir hidup mereka. Semoga mereka diterima Tuhan disisiNya.
Sejauh ini, yaitu seminggu pasca gempa Sumatera, sudah ditemukan sebanyak 556 korban meninggal, dan masih banyak lagi yang belum ditemukan karena susahnya menggali timbunan longsor dan juga susahnya mencari korban di bawah bangunan yang runtuh.
Sejauh ini bantuan bantuan makanan sudah hampir mulai sampai pada semua daerah. Untuk daerah yang susah dijangkaupun sudah mulai dapat terdistribusikan bantuan makanan walau dengan menggunakan Helicopter. Semoga semua akan dapat mendapat pertolongan yang bisa mengurangi beban berat mereka.
Di segi perdagangan sudah mulai berjalan walau masih tergolong sangat kecil. Seperti barang dagangan saya misalnya. Yang biasanya angkutan truck memuat barang saya dari gudang, tapi kini diletakkan saja di luar bangunan gudang yang roboh. Jual beli terjadi dari truck yang satu ke truck yang lain. Tapi begitupun masih lebih banyak yang belum membuka usahanya, sebab belum semua dapat menenangkan dirinya dari trauma gempa, begitu juga dari masalah sanak keluarganya yang belum diketahui dimana berada. Semoga badai duka di Bumi Andalas cepat berlalu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: