Archive for Oktober 3, 2009

TURN DARI ALS DI JAKARTA

Ketika tiba di Pulau Jawa dengan bus ALS yang kutumpangi, kamipun singgah di Stasiun ALS Tangerang Jawa Barat. Kalau tahun 1990 saya tiba di Jakarta, saya turun di Pulo Gadung. Tiba di P Jawa tahun 1996 saya turun di Kalideres, lalu melanjutkan perjalanan dengan Mikrolet menuju Tangerang, terus ganti bus menuju Senen Jakarta Pusat dengan meleweti jalan Daan Mogot yang amat jauh ujungnya. Tapi kali ini ALS yang saya tumpangi berhenti di Tangerang. Padahal sesuai tiket, saya akan turun di stasiun kalender Jakarta Timur. Lalu karena perbedaan tempat turun dengan tulisan di tiket saya, terus saja kulaporkan ke loket. Di loket ini saya hanya memakai bahasa Mandailing. Rupanya mereka semua mengerti. Saya yakin mereka semua adalah berasal dari tanah Mandailing.
Di loket ini mereka meminta uang minum sebagai uang antar saya ke Stasiun Kalender. Saya memberikan Rp 10.000 saja. Mereka menerima uang yang saya berikan dan terus mengantar saya ke Stasiun Tugas di Jakarta Timur. Lalu karena perbedaan nama Tugas dan Kalender ini membuat saya bingung. Ketika kutelepon seorang dari saudaraku, ternyata Tugas dan Kalender adalah sama saja. Saya terus menaiki bus pengantar tanpa menunggu lama. Menurut saya, layanan ALS ini sudah lumayan bagus. Bus pengantar yang kunaiki terus melaju dan memasuki satu jalan tol. Jaraknya agak jauh juga. Tapi saya hanya membayar 10 ribu saja, sebab itu kukatakan layanan mereka sudah lumayan baik.
Di perjalanan menuju Tugas, saya benar benar melewati jalan yang belum pernah saya lalui. Saya yakin ketika saya di Jakarta ini tahun 1996, jalan tol dan jembatan layang yang kami lalui ini belum di bangun pada saat itu. Di perjalanan ini nampaklah gedung gedung yang hampir mencakar langit. Perbelanjaan yang ramai banyak kami lewati. Seperti misalnya Carrefour dan Indomaret yang nampak menjamur di kota Jakarta ini. Sungguh luar biasa ramainya Indomaret yang kami lalui di Tangerang. Saya melihat sepeda motor yang parkir di depannya melebihi 300 unit jumlahnya. Luar biasa pembelinya. Begitulah bis terur melaju hingga tiba di Tugas. Begitulah sekilas cerita saya di Jakarta pada awal Agustus 2009.

Comments (4) »