BERJUMPA KEMBALI DENGAN KELUARGA

Sekitar 1 jam setelah kami berangkat dari kota Bukit Tinggi, tiba tiba sopir membangunkan saya. Rupanya kami telah berada di Pertamina Palupuh Sumatera Barat. Kami mengisi minyak lagi di sore ini seharga Rp 189.000, setelah tadi malam sekitar jam 1 tengah malam kami menambah minyak mobil pada seharga Rp 175.000 di daerah propinsi Jambi. Sejak ini saya tidak tidur lagi. Saya terus mengobrol dengan Pahrul sopir yang berasal dari Benteng Huraba Tapanuli Selatan ini. Kami terus melewati beberapa kota seperti Lubuk Sikaping, Panti, Tapus, Rao, hingga akhirnya kami tiba di daerah Bukit Dua Baleh di saat suasana menjadi gelap karena datangnya malam.
Setelah kami melewati satu kecelakaan truck Colt Diesel yang jatuh terjungkal bersama muatannya di
Tengah jalan raya, kamipun akhirnya tiba di Muara Sipongi. Yaitu tempat benteng perbatasan Sumatera Barat dan Sumatera Barat. Setibanya di tempat ini, sampailah kami di propinsi sendiri. Walaupun belum tiba di kampung halaman. Telepon anak anakku berdering setiap saat. Kadang anakku yang sulung, yang nomor dua, nomor empat, tapi tidak pernah yang nomor tiga. Istri saya juga menelepon saya, bahkan juga kakak perempuan saya yang menyengaja datang ke rumah saya untuk menunggu kedatangan saya dari Kota Jakarta. Perjalanan terus saja kami lanjutkan hingga tiba di desa Tamiang, Kota Nopan, Laru, dan sempat lagi kami makan di sebuah rumah makan besar di Aek Marian. Selesai mengisi perut, kami melanjutkan perjalanan hingga tiba di Maga, Bangun Purba, Purba Baru. Hingga pada jam 10.30 Jum’at malam, saya tiba di rumah. Kudapati kembali keluargaku yang kusayangi dan tempat aku menambatkan kehidupanku. Anak anakku sudah nampak rindu padaku. Istriku juga nampak sangat bahagia menyambut kedatanganku. Demikian juga halnya dengan semua yang menunggu kedatanganku. Jadi malam ini saya kembali bersama istri dan anak anak. Kurasakan, rumahku adalah puriku, rumahku adalah sorgaku.
Begitulah kisah perjalanan saya. Ketika kami sampai, stok bensin saya mungkin bersisa sekitar harga Rp 150.000 lagi. Terima kasih banyak.
Oleh penulis buku: 40 HARI DI TANAH SUCI (berisi pengalaman saat berhaji).
Bila anda ingin mendapatkan bukunya:
KLIK DISINI
Terima kasih.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: