TERNYATA AMERIKA TIDAK PERNAH KE BULAN

Ternyata berita austronot Amerika tentang pendaratannya ke bulan adalah bohong besar. Berita ini kubaca pada surat kabar Waspada yang terbit pada Minggu 26 07 2009.
Sebelum adanya surat kabar ini, sungguh benar benar saya telah percaya bahwa austronot Amerika telah menginjakkan kakinya di permukaan bulan. Tapi kepercayaan itu sirna setelah pekerja Naza sendiri mengakui bahwa itu cuma berita rekayasa. Masyarakat dunia dibohongi karena persaingan Amerika dengan Uni Sovyet pada masa itu. Lagi pula, kalaulah itu benar terjadi, kenapa tidak ada lagi yang pernah pergi ke bulan setelah pendaratan Neil Amstrong dan teman temannya pada tahun 1971. Bagaimana mengenai cerita bahwa Neil Amstrong yang mendengar suara adzan di bulan? Semua pemercaya agama akan percaya kalau kita memuji agamanya dengan cara seperti ini. Andainya ada antariksawan yang mengaku pergi ke bulan pula, dia melihat semua mesjid di muka bumi terus bercahaya, tentu kalau ini diceritakan pada pemercaya ummat Islam, sudah barang tentu penganut agama ini akan percaya. Sama halnya kalau diberitakan bahwa semua gereja bercahaya kalau dipandang dari langit. Pemercaya Kristen akan banyak yang meyakini cerita ini. Tapi hari ini pendaratan antariksawan ke bulan itu telah tersiar bahwa itu hanya kebohongan. Hanya terjadi karena perlombaan teknologi antar negara. Rupanya gambar austronot yang mengibarkan bendera di bulan, ternyata di lakukan di padang pasir dekat pangkalan militer Amerika. Dan austronot yang diphoto itu dicuci otaknya agar tidak menceritakan hal ini pada siapa pun. Memang sungguh luar biasa mereka menyimpan rahasia bohong ini. Sempat mencapai 8 dasawarsa lamanya.
Bagaimana pendapat Islam tentang pendaratan ke bulan?
Dalam Al Qur’an diterangkan bahwa: KAMU TIDAK AKAN BISA PERGI KE PENJURU PENJURU LANGIT, KECUALI DENGAN SULTON.
Berarti manusia akan bisa ke sana, tapi mesti memakai sulton. Sebagian ulama berpendapat bahwa sulton adalah ilmu pengetahuan. Kemudian ada tertulis di Al Qur’an:
KAMI TELAH MENGHIASI LANGIT YANG PALING DEKAT ITU DENGAN BINTANG BINTAN.(surat al wakiyah)
Jadi menurut kitab Islam, bisa saja manusia pergi ke bulan kalau kita punya sulton, sebab bintang saja masih dianggap dekat menurut Al Qur’an, apalagi bulan. Tapi sampai hari ini, manusia belum mampu ke bulan.
By writer of Hajji Book:
40 Hari Di Tanah Suci

Iklan

1 Response so far »

  1. 1

    […] Benarkah Amerika telah pernah ke bulan. Benarkah pèsawat tahun 1965 lebih canggih dari zaman millen… […]


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: