Penjelasan Kenaikan Isa Almasih

Hari kenaikan Isa Almasih.
Hari kenaikan nabi Isa Almasih menurut ajaran Islam.

Menurut agama Islam, Isa Almasih diangkat dari bumi sebelum terjadi penyaliban di bukit Golgotha. Ketika Isa akan ditangkap, lalu Allah menyerupakan wajah Yudas Iskariot menjadi Isa. Kenapa Allah berbuat demikian? Sebab Isa akan ditangkap karena salah satu muridnya bernama yudas Iskariot yang jadi penghianat.
Ketika Yudas tertangkap disaat penangkapan Isa, tak ada yang tahu pasti apakah yang ditangkap ini benar benar Isa. Padahal sebenarnya Isa telah diangkat oleh Tuhan ke langit.
Ketika Yudas Iskariot telah mati di tiang salib, keesokan harinya mayat Yudas ini tak lagi ditemukan. Karena itulah tidak ada ditemui makam Isa di muka bumi ini. Menurut Kristen, orang tersalib itu benar benar Isa, tapi menurut Islam sebenarnya bukan Isa.
Lalu 40 hari setelah hari penyaliban ini, atau hari meninggalnya Isa atau Yesus Kristus ini, maka datanglah makhluk menyerupai Isa yang mengaku dirinya Isa. Isa yang menurut Kristen ini mengatakan ia akan pergi ke sorga pada Bapaknya. Tak ada keraguan bagi umat Kristen bahwa yang datang itu adalah penjelmaan dari selain Yesus. Tapi menurut pendapat muslim, tak akan ada manusia biasa yang akan bisa memastikan apakah yang datang itu adalah malaikat, manusia, jin maupun setan. Jadi yang datang itu tak dapat dipastikan siapa sebenarnya dia. Semua kisah ini tercatat di Injil. Yang menurut agama Kristen adalah wahyu dari Tuhan. Sedang menurut Islam tidak lagi semuanya. Sebab cerita penyaliban, tentu Isa tak lagi menerima wahyu. Saat Isa kembali setelah kematiannya, tentu semakin tak mungkin Isa menerima wahyu setelah ia wafat. Memang Isa benar seorang nabi. Benar pula ia menerima wahyu dari Allah. Tapi tentu saja hanya selagi ia masih hidup. Tidak setelah ia wafat.
Jadi bila ada cerita mengenai penyaliban di dalam injil, menurut Islam, itu hanya sebuah cerita dari Isa. Yang ditulis oleh manusia yg hidup pada saat itu. Begitulah kira kira penjelasan mengenai kenaikan Isa Almasih menurut Islam.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 28 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: